Sampang, 2 Oktober 2025 – Politeknik Negeri Madura (Poltera) secara resmi melaksanakan acara Groundbreaking Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan yang berlokasi di Kampus Poltera, Jl. Raya Camplong Km. 4, Desa Taddan, Kabupaten Sampang. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan vokasi di Pulau Madura.
Proyek pembangunan gedung kuliah ini menggunakan pendanaan dari DIPA Politeknik Negeri Madura Tahun Anggaran 2025–2026 dengan mekanisme multiyears project. Masa pelaksanaan ditetapkan selama 270 hari kalender, dengan nilai kontrak sebesar Rp 65,57 miliar, Pekerjaan pembangunan dilakukan oleh PT Waskita Beton Precast, Tbk sebagai kontraktor, dengan konsultan perencana PT Adhi Hutama Konsulindo KSO CV Karya Asta Kencana, serta konsultan manajemen konstruksi PT Manggalakarya Bangun Sarana KSO PT Elemen Tiga Tiga.

Direktur Politeknik Negeri Madura, Laily Ulfiyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bukti nyata dukungan pemerintah untuk memperkuat pendidikan tinggi vokasi di Madura. Gedung kuliah baru ini diharapkan menjadi ruang belajar yang modern, nyaman, dan representatif, sekaligus mendorong lahirnya lulusan Poltera yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, dunia usaha, serta dunia industri.
Sebagai kontraktor pelaksana, Direktur Utama PT Waskita Beton Precast, Tbk (WSBP) Anak Agung Gede Sumadi menegaskan komitmennya untuk menjalankan proyek dengan mengutamakan standar Quality, Safety, Health, and Environment (QSHE) serta memastikan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). WSBP yang dikenal sebagai perusahaan One Stop Solution di bidang infrastruktur telah berpengalaman menangani berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembangunan fasilitas pendidikan tinggi di Universitas Pertahanan dan Universitas Persatuan Islam (UNIPI) PERSIS Bandung. Dengan pengalaman tersebut, WSBP berkomitmen menghadirkan pembangunan gedung Poltera dengan standar mutu tinggi, penerapan teknologi terbaru, dan inovasi berkelanjutan sehingga hasilnya dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Groundbreaking ini turut dihadiri oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta civitas akademika Poltera. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan sektor swasta dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Madura.
Acara peletakan batu pertama ini tidak hanya merupakan seremoni semata, melainkan juga simbol komitmen bersama untuk membangun masa depan pendidikan vokasi yang lebih baik. Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula prosesi potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama agar pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura diharapkan dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar mutu, sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi mahasiswa, masyarakat sekitar, dan pembangunan nasional. Poltera optimis bahwa hadirnya fasilitas baru ini akan memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan vokasi yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Madura

